Tampilkan postingan dengan label Mentalizm. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mentalizm. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 11 Desember 2010

90 Hari Terpenting Dalam KEHIDUPAN Anda

Posted by Eriksonj 5:27:00 PM, under | No comments

Sebuah pepatah Cina berkata, " Bila engkau tidak bergerak maju, engkau sedang berputar-putar di tempat. " Benar, ada baiknya Anda memanfaatkan momentum penting seperti pergantian tahun atau di hari ulang tahun Anda untuk berhenti sejenak dari keaktifan dan rutinitas untuk mengevaluasi apakah selama ini Anda mengalami kemajuan atau masih begitu-begitu saja.

Setelah Anda melakukan evaluasi, coba renungkanlah dimana Anda akan berada 10 tahun dari sekarang. Setelah itu, cobalah mendapatkan persepsi apa yang harus Anda perbuat dalam rentang waktu 1 tahun ke depan. Kemudian, penggallah sasaran 360 hari itu dalam 4 penggalan @ masing-masing 90 hari periode. Para ahli motivasi mengatakan bahwa komitmen Anda, yakni apa yang Anda perbuat dalam 90 hari pertama Anda itu secara pasti sangat menentukan apakah impian tentang diri Anda 10 tahun mendatang itu menjadi nyata ataukah akan tetap tinggal impian.
Jabarkanlah 90 hari Anda dalam sebuah catatan jurnal berupa Pedoman Progres 90 Hari :
- Menyangkut Hubungan Anda dengan Tuhan
- Menyangkut Pengembangan Diri Anda
- Menyangkut Pekerjaan Anda
- Menyangkut Hubungan Anda dengan Keluarga & Komunitas
Lakukanlah evaluasi 90 hari terpenting dalam kehidupan Anda, dan... Anda akan takjub dengan kemajuan yang Anda capai ! (JSW)

Lakukan Lebih Banyak

Posted by Eriksonj 10:26:00 AM, under | No comments

Brian Tracy, guru sukses dan penulis buku laris The Psychology of Selling memberikan salah satu resep suksesnya, "Jika Anda hanya punya satu anak panah untuk dilempar ke sebuah dartboard, berapa kesempatan yang Anda miliki untuk mencapai sasaran utama? Sangat kecil bukan?

Jika saya memberikan Anda seratus anak panah untuk dilemparkan ke dartboard tersebut, meski Anda seorang yang bodoh sekalipun, maka dapat dipastikan paling tidak lebih dari satu anak panah yang mengenai sasaran tersebut!"
Ralph Waldo Emerson pernah mengatakan, "Seluruh kehidupan adalah sebuah eksperimen. semakin banyak Anda bereksperimen akan semakin baik. "Ya, semakin banyak kita mencoba, maka semakin banyak pula peluang yang kita miliki untuk berhasil. Pernahkah Anda memperhatikan bagaimana cara kerja para salesman?

Menurut Anda salesman yang bagaimana yang akan menuai sukses? Salesman yang sering menawarkan produk dan jasanya bukan? Mereka berlomba-lomba untuk bertemu dengan sebanyak mungkin orang, karena kesempatan untuk closing nya pun akan semakin besar pula. Coba bayangkan bila satu hari mereka hanya bertemu dengan tiga orang, berapa kesempatan deal yang akan mereka peroleh? Sangat kecil ! Namun bila mereka menawarkan kepada dua puluh orang, tentu peluangnya akan lebih besar.

Karena itu, jangan malas untuk berusaha lebih giat dari orang lain. Lakukanlah lebih setiap harinya lebih banyak, lebih sering, lebih cepat. Karena semakin kita rajin untuk mencoba, maka semakin besar pula peluang kita untuk berhasil. (IS)

Jumat, 10 Desember 2010

Menghadapi Penolakan

Posted by Eriksonj 12:39:00 PM, under | No comments

Penolakan adalah sebuah kata yang sangat menyakitkan, sehingga orang yg menerima penolakan tersebut menjadi penasaran, marah, tidak puas, dendam, sakit hati atau patah hati atau semangat. Bagaimana cara kita memberi respon terhadap penolakan, akan menentukan apakah kita pada akhirnya menjadi pemenang atau pecundang.

Banyak para eksekutif yang apabila permohonan kreditnya ditolak oleh bank, merasa kecewa, marah dan menyatakan:"masih banyak bank lain yang bisa memberi kredit"; "ada kemungkinan pejabat bank tersebut minta disogok". Mereka kemudian dengan tinggi hati mengirimkan proposal yang sama ke bank lain dan kenyataannya juga ditolak. Kegagalan demi kegagalan akan dihadapi bila para eksekutif tadi tidak bisa menerima fakta bahwa orang lain punya hak untuk melakukan penolakan.

Mereka tidak mau belajar dari penolakan, sebaliknya berusaha melawan penolakan tersebut. Menghindari penolakan adalah upaya yang sia-sia seperti membentur dinding baja.
Respon yang sebaliknya ditunjukkan oleh eksekutif yang lain.
Ketika kreditnya ditolak, ia memutuskan untuk meminta penjelasan kepada pejabat bank terkait, mengapa permohonan kreditnya ditolak. Dengan rendah hati dan tulus ia meminta petunjuk-petunjuk agar lain kali tidak menerima penolakan yang serupa.

Apabila kita siap menerima penolakan berarti sebelumnya kita sudah mengantisipasi akan adanya penolakan dan siap untuk mengatasi penolakan tersebut. Tahukah Anda bahwa orang-orang yang paling banyak menerima penolakan adalah para salesman. Para salesman yang frustrasi akibat penolakan, pasti akan selamanya menemui kegagalan. Oleh sebab itu dalam salesmanship diajarkan bagaimana mereka harus menyikapi setiap penolakan secara positif. Mereka yang mau belajar dari penolakan pada akhirnya akan menuai keberhasilan. Ada prasyarat untuk menerima penolakan dengan lapang dada, yakni sikap "rendah hati", "tidak sombong", tetap menghargai orang yang menolak kita dan bersedia belajar dari penolakan tersebut.

Ada kata bijak yang mengatakan: "jika menganggap penolakan sebagai musuh yang harus Anda lawan, sebenarnya Anda sudah kalah ditengah jalan". Buah roh dalam hidup Anda, akan memampukan Anda menyikapi penolakan dengan bijaksana.
(ADR)

Blog Archive

Blog Archive