Tampilkan postingan dengan label Virus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Virus. Tampilkan semua postingan

Rabu, 29 Juni 2011

Bahaya!! Virus Import Jenis Baru Menyerbu Indonesia

Posted by Eriksonj 6:36:00 AM, under | No comments

Setelah sekian lama tidak terdengar gaungnya, serangan virus mancanegara kembali datang mengancam pengguna komputer Indonesia. Kali ini berasal dari varian keluarga W32/Xorer. Apa saja kemampuannya?
Dijelaskan analis virus dari Vaksincom, Adi Saputera, virus ini memiliki kemampuan seperti halnya seorang penyusup yang masuk ke dalam komputer, kemudian beraksi dan mengacaukan sistem komputer.
Untuk dapat melakukan tersebut, pembuat virus menggunakan teknik social engineering untuk mengelabui korban dan menyebarkan dirinya.
"Pembuat virus berusaha mengelabui korban dengan memberikan sebuah link program/software pada website tertentu atau memberikan sebuah informasi seperti cheat/kode, dengan kesan korban tidak melakukan sesuatu hal yang salah," ujarnya.
W32/Xorer.AM, lanjut Adi, merupakan salah satu virus dari varian keluarga W32/Xorer.
Virus yang diduga berasal dari China ini muncul pertama kali pada akhir 2007. Kini, sudah puluhan varian virus W32/Xorer yang bermunculan dan memiliki kemampuan yang berbeda-beda.
Berikut beberapa gejala dan efek yang terjadi jika komputer Anda terinfeksi virus ini :

- CPU Usage 100%
Bagi para pengguna komputer, salah satu hal yang tidak diinginkan terjadi adalah jika komputer Anda terasa sangat lambat. W32/Xorer.AM menjadikan komputer terasa sangat lambat dengan menggunakan resource CPU hingga 100%, sehingga akan sangat sulit bagi Anda untuk beraktivitas menggunakan komputer.

- Koneksi Internet
Seperti halnya kebanyakan virus mancanegara, W32/Xorer.AM juga mencoba melakukan koneksi internet ke beberapa website yang dituju. Untuk itu, virus mengecek terlebih dahulu koneksi internet dengan melakukan ping pada website www.baidu.com

- Koneksi Remote Server
Jika koneksi internet sudah terhubung (setelah memastikan koneksi internet melalui proses ping ke www.baidu.com), W32/Xorer.AM akan mencoba melakukan koneksi ke remote server dengan tujuan mendowload file virus lain.

- Disable Safe-Mode
Salah satu efek yang membedakan W32/Xorer.AM dengan beberapa varian W32/Xorer yang lain adalah dengan mematikan fungsi safe-mode Windows. Dengan cara ini, W32/Xorer.AM akan sulit dilakukan pembersihan secara manual. Jika tetap mencoba menggunakan Safe Mode, baik lewat Command Prompt maupun Networking maka akan muncul jendela Blue Screen dan secara otomatis akan kembali Restart.

- Membuka Web
Jika komputer yang terinfeksi W32/Xorer.AM sedang terkoneksi internet, terkadang jendela Internet Explorer/Mozilla akan terbuka secara tiba-tiba dan meng-akses web/situs tertentu. Web/situs yang akan terbuka yaitu antara lain: http://img2.51wan.com, http://camp.jooov.cn, dan http://kz.zqgame.com.

- Mematikan Proses Program
Untuk mempertahankan diri proses pembersihan antivirus dan mencegah aksi pengguna komputer mematikan proses virus yang berjalan, maka W32/Xorer.AM melakukan proteksi dengan menutup/mematikan proses program/software yang berjalan.

- Modifikasi Key Folder Option
Secara umum, W32/Xorer.AM tidak akan melakukan blok terhadap beberapa program Windows seperti regedit, Task Manager, Folder Options, dll. Tetapi W32/Xorer.AM menggunakan cara lain agar file virus tidak mudah dilihat atau dihapus, untuk itu virus memodifikasi fitur Folder Options dengan menghapus salah satu key yang ada.

Minggu, 19 Juni 2011

Virus Tweet Viewer Beredar di Twitter

Posted by Eriksonj 10:53:00 PM, under | No comments

Ingin tau siapa saja yang melihat profile Anda di Twitter? Jangan mudah terkecoh dengan‘tawaran menggiurkan’seperti itu. Pasalnya kini banyak sekali beredar virus yang telah mengambil keuntungan dari para spammer Twitter yang menggembar-gemborkan kalah kini Anda bisa melihat siapa yang telah mengunjungi profil Anda. Bahkan beberapa di antara spam itu mengandung kata-kata seperti :
“WOW! You can see WHO VISITS your TWITTER profile. That’s cool! –http://bitly/tweetviewer”
(Wow! Anda dapat melihat SIAPA YANG MENGUNJUNGI profil TWITTER Anda. Keren! http://bitly/tweetviewer) “I just viewed my TOP20 Profile STALKERS. I Can’t believe my EX is still checking me every day”
(Saya baru saja melihat 20 profil penguntit teratas. Saya tidak bisa percaya bahwa mantan saya masih mengecek profil saya setiap hari)
Spam-spam tweet seperti itu bahkan telah membanjiri Twitter sebanyak 159 tweet per menit. Aplikasi yang disebut-sebut mampu melihat siapa yang telah mengunjungi profil Anda memang menjadi predator yang tepat bagi para pengguna Twitter yang benar-benar penasaran siapa yang telah melihat profil pribadi mereka. Ketika Anda mencoba untuk mengakses aplikasi ini, pengguna diminta mengisi form yang berisi Twitter oAuth dan kemudian otorisasi ini dipakai tanpa sepengetahuan Anda. Aplikasi berisi virus ini bahkan bisa mengganti akun password Anda juga.
Aplikasi ini bahkan bisa berjalan tanpa terlihat ketika sudah bisa mengakses akun Twitter Anda. Nah, untuk Anda yang biasa twitter-an jangan pernah mengklik aplikasi yang tidak jelas asalnya atau mengiming-imingi kemampuan untuk bisa melihat siapa saja yang sudah melihat twitter Anda.
Tadinya aplikasi ini direkomendasikan melalui link : http://bit.ly/tweetviewer, namun dengan sangat cepat pihak Bit.ly segera memblok akses ke link tersebut. Setidaknya sudah 15.700 kali link tersebut telah dikunjungi berdasarkan info dari pihak Bit.ly. Waspadalah, bisa saja nantinya bermunculan kembali link serupa dengan nama berbeda siap mengincar akun Twitter Anda.

Minggu, 03 April 2011

Elemen Fungsional Dari Virus Komputer

Posted by Eriksonj 2:01:00 PM, under | No comments

Setiap virus komputer yang aktif, pada dasarnya harus terdiri atas dua buah bagian dasar atau subroutine, yaitu :

~ Search routine.

Bagian ini berfungsi untuk menemukan file atau lokasi baru yang akan dijadikan target berikutnya untuk diserang. Bagian ini juga menentukan bagaimana cara virus bereproduksi, apakah secara cepat atau lambat, apakah dapat menyerang sebagian atau seluruh bagian dari target. Sebagaimana tradeoff ukuran dan fungsional yang dimiliki setiap program, jika virus memiliki search routine yang rumit, maka akan dibutuhkan ruang yang lebih besar. Walaupun search routine yang baik dapat membantu virus untuk menyebar lebih cepat, ukuran virus akan bertambah besar karenanya.

~ Copy routine.

Bagian ini berfungsi untuk meng copy dirinya sendiri pada area yang telah ditentukan oleh search routine. Ukuran dari bagian ini bergantung pada kompleksitas dari virus yang di copy. Sebagai contoh, virus yang menyerang file berekstensi COM umumnya berukuran lebih kecil daripada virus yang menyerang file EXE karena file EXE memiliki struktur yang lebih kompleks sehingga virus lebih sukar untuk melekatkan diri pada file EXE. Selain kedua bagian di atas, sering kali sebuah virus digabungkan lagi dengan bagian yang berfungsi untuk menghindari deteksi, baik oleh pengguna komputer maupun software pendeteksi virus. Bagian ini disebut anti-detection routine, dan dapat merupakan bagian dari search routine, copy routine, atau bahkan terpisah dari keduanya. Sebagai contoh, bagian ini akan mengaktifkan virus jika selama lima menit tidak ada tombol keyboard yang ditekan, dengan asumsi pengguna tidak sedang menggunakan komputer. Kadangkala virus masih digabungkan dengan bagian lain seperti routine yang berfungsi hanya untuk lelucon.

Proses Kerja Sistem Komputer

Posted by Eriksonj 1:55:00 PM, under | No comments

Dalam melakukan proses replikasi, sebuah virus memodifikasi program lain sehingga virus tersebut menjadi bagian dari program tersebut dieksekusi, virus akan dieksekusi pula dan menyerang program lain.

Ada tiga jenis virus komputer yaitu :

1. Overwriting viruses.

Virus ini menjadi bagian dari program host dengan menimpa (menggantikan) bagian awal dari program tersebut sehingga program host tidak akan mengalami perubahan ukuran, namun mengalami kerusakan dan tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

2. Prepending Viruses.

Virus bereplikasi dengan mwnjadi bagian awal dari program host. Ketika program host dieksekusi, sebelum program host virus akan terlebih dahulu dieksekusi. Keberadaan virus tidak menyebabkan kerusakan fungsional pada program host namun akan memperbesar ukuran program host.

3. Appending Viruses.

Virus bereplikasi dengan menjadi bagian akhir dari program host tanpa mengubah isi dari program host. Namun pada bagian awal program yang telah terinfeksi diberikan mekanisme agar ketika program dieksekusi, virus akan dieksekusi terlebih dahulu.

Cara Kerja Jenis Virus Komputer

Posted by Eriksonj 1:49:00 PM, under | No comments

Berikut ini adalah penjelasan mengenai cara kerja virus komputer.

1. File Infector Virus.

Virus jenis ini memiliki kemampuan untuk melekatkan diri (attach) pada sebuah file, yang biasanya merupakan file executable. Pada umumnya, virus jenis ini tidak menyerang file data. Namun dewasa ini, sebuah file data atau dokumen lainnya dapat mengandung kode executable seperti macro, yang dapat dieksploitasi oleh pencipta virus komputer, worms, atau trojan horse.

2. Boot Sector Virus.

Virus jenis ini memodifikasi program yang berada di dalam boot sector pada DOS-formatted disk. Pada umumnya, sebuah boot sector virus akan terlebih dahulu mengeksekusi dirinya sendiri sebelum proses boot-up pada PC sehingga seluruh floppy disk yang digunakan pada PC tersebut akan terjangkit pula.

3. Multipartite Virus.

multipartite virus memiliki fitur dari kedua jenis virus di atas (baik sebagai file infector maupun sebagai boot/system sector virus). Ketika sebuah file yang terinfeksi oleh virus jenis ini dieksekusi maka virus akan menjangkiti boot sector dari hard disk atau partition sector dari komputer tersebut, dan sebaliknya.

4. Macro Virus.

Virus jenis ini menjangkiti program macro dari sebuah file data atau dokumen (yang biasanya digunakan untuk global setting seperti template Microsoft Word) sehingga dokumen berikutnya yang di edit oleh program aplikasi tersebut akan terinfeksi pula oleh macro yang telah terinfeksi sebelumnya.

5. Stealth Virus

Virus ini bekerja secara residensial (menetap) di dalam memori dan menyembunyikan perubahan yang telah dilakukannya terhadap file yang dijangkiti. Hal ini dilakukan dengan mengambil alih fungsi sistem jika terjadi proses pembacaan. Virus ini memberikan informasi yang sesuai dengan keadaan sebelum terjangkiti virus, dengan demikian seolah-olah sistem berfungsi dalam keadaan baik tanpa gangguan dari virus komputer.

6. Polymorphic Virus

Virus yang cenderung melakukan perubahan di dalam kodenya setiap kali mengalami proses replikasi sehingga sulit untuk dideteksi oleh anti virus software.

7. Companion Virus

Virus yang bekerja dengan berpura-pura menggantikan file yang hendak diakses oleh pengguna.

8. Tunneling Virus

Virus ini mencoba untuk mengambil alih interrupt handlers pada DOS dan BIOS, kemudian meng-install dirinya sehingga berada di bawah program-program lainnya. Dengan ini, virus dapat menghindari hadangan dari program anti virus sejenis monitors.

9. Fast Infectors Virus

Virus jenis ini tidak hanya menyerang ketika program target dieksekusi, tetapi juga ketika diakses. Hal ini bertujuan untuk menumpangi perangkat anti virus sebagai media penyebaran ketika melakukan pengecekan terhadap file-file di dalam komputer.

10. Slow Infectors Virus

Virus ini merupakan kebalikan dari fast infectors, dimana virus hanya akan menyebar ketika file-file target diciptakan atau dimodifikasi. Hal ini bertujuan untuk memperdaya anti virus sejenis integrity checkers dengan menumpangi proses yang sah untuk mengubah sebuah file.

11. Armoured Virus

Virus ini dibuat sedemikian rupa sehingga sulit untuk peneliti anti-virus dalam mempelajari cara mereka bekerja.

Contoh Dasar Virus Komputer

Posted by Eriksonj 1:42:00 PM, under | No comments

Ada beberapa contoh virus komputer yang termasuk file infector dan ditulis dengan menggunakan bahasa pemrograman tingkat rendah assembly.

1. Virus Mini-44

Virus Mini-44 merupakan virus file infector sederhana yang menyerang file-file dengan ekstensi .COM pada direktori tempatnya berada. Virus ini memiliki ukuran sekitar 44 bytes setelah di-compile, dan ditulis dengan bahasa assembly untuk pada prosesor x86. Virus mini-44 jenis overwriting virus sehingga program yang terinfeksi akan mengalami kerusakan karena bagian awal dari program tersebut digantikan oleh virus ini.
Pada dasarnya, virus ini menggunakan perintah INT (Interrupt Service Routine) yang merupakan fungsi interrupt DOS untuk melakukan pencarian file target, proses pembukaan dan penutupan file target, serta proses penyalinan virus ke dalam file target.
Secara umum, virus mini-44 beroperasi dengan langkah-langkah sebagai berikut :

- Virus atau program lain yang telah terinfeksi dieksekusi oleh DOS.
- Virus memulai eksekusi pada offset 100H dalam segmen yang diberikan oleh DOS.
- Virus melakukan pencarian file-file berekstensi .COM pada direktori yang sama dengan menggunakan wildcard "*.COM".
- Setiap virus menemukan file target, virus akan menyalin dirinya dari awal file tersebut.
- Setelah selesai, virus berhenti dan menyerahkan kontrol kembali kepada DOS.

2. Virus TIMID

Virus TIMID seperti halnya virus mini-44 merupakan virus yang menyerang program dengan ekstensi .COM, namun virus TIMID merupakan appending virus.
Secara umum, virus TIMID bekerja dengan langkah-langkah sebagai berikut :

- Virus atau program lain yang telah terinfeksi dieksekusi, dan kode virus dieksekusi terlebih dahulu.
- Virus mencari file .COM yang sesuai untuk dijadikan target.
- Jika file yang sesuai untuk dijadikan telah ditemukan maka virus akan meng-copy kodenya sendiri pada akhir dari file target.
- Kemudian, virus akan membaca beberapa byte pertama dari file target ke dalam memori untuk kemudian akan dituliskan sebagai data khusus di dalam kode virus tersebut (yang akan diperlukan virus ketika dieksekusi).
- Selanjutnya virus akan menuliskan instruksi jump pada awal target file yang akan memberikan kontrol pada kode virus ketika file dieksekusi kemudian.
- Lalu virus akan menuliskan kembali beberapa byte pertama dari file target (yang sebelumnya ditulis ke dalam memori) pada offset 100H.
- Terakhir, virus akan melakukan jump menuju alamat dengan offset 100H dan program target akan dieksekusi.

Virus TIMID merupakan jenis virus appending yang akan membubuhkan dirinya pada bagian akhir dari file yang diserang. Hal ini tentu saja akan menyebabkan ukuran file akan membesar.

3. Penyebaran virus komputer

Berikut ini adalah gambaran umum cara penyebaran berbagai jenis virus komputer yang umum pada saat ini.

- Boot Sector Virus
Sebuah PC terinfeksi oleh boot sector virus jika PC tersebut di-boot atau di-reboot dari floppy disk yang telah terinfeksi oleh virus jenis ini.

- File Virus
Virus jenis ini menginfeksi file lain ketika program yang telah terinfeksi olehnya dieksekusi. Oleh sebab itu, virus jenis ini dapat menyebar melalui jaringan komputer dengan sangat cepat.
- Multiparte Virus
Virus jenis ini menginfeksi, baik boot sector maupun file jenis lain.
- Macro Virus

Adalah merupakan perintah program otomatis. Macro virus merupakan salah satu jenis virus yang paling umum saat ini. Aplikasi seperti Microsoft Word dan Microsoft Excel tergolong sangat rentan terhadap virus jenis ini. Cara kerjanya, jika seorang pengguna mengakses sebuah dokumen yang mengandung macro dan secara tidak sengaja mengeksekusinya maka virus ini dapat meng-copy dirinya ke dalam file startup dari aplikasi tersebut. Dengan demikian, komputer tersebut menjadi terinfeksi dan sebuah copy dari macro virus tersebut akan tinggal di dalamnya.

- Email Worm
Sebagian besar penyebab penyebaran virus saat ini adalah attachment e-mail yang telah terinfeksi. Selain melalui e-mail, worm juga dapat menyebar melalui newsgroup posting.

Kamis, 10 Maret 2011

Tatanga, Trojan Perbankan Terbaru Siap Gerayangi Rekening Anda Lewat Browser Yang Terinfeksi

Posted by Eriksonj 11:30:00 AM, under | No comments

Seketat dan secanggih apapun keamanan sebuah sistem, tentunya belum menjamin sistem akan terbebas dari berbagai ancaman yang mengintai. Oleh karenanya sistem yang ada harus tetap dikontrol dan diuji dari segala kemungkinan ancaman yang akan terjadi.
Baru-baru ini sebuah perusahaan keamanan Spanyol, S21sec, kabarnya telah berhasil meng-identifikasi virus Trojan Perbankan (Banking Trojan) terbaru yang mampu menginfeksi dengan cara menyuntikkan HTML ke semua browser terpopuler saat ini menggunakan rootkit untuk menyembunyikan komponen-komponen virus tersebut.

Dijuluki dengan sebutan Tatanga, virus Trojan Perbankan ini dibuat menggunakan bahasa pemrograman C++ dan terdiri dari modul-modul dengan fungsi yang berbeda-beda yang di-decrypt pada memori yang dibutuhkan. Dan seperti virus Trojan Perbankan lainnya, Tatanga mengeksekusi serangan Man-in-the-Browser (MitB) untuk melakukan transaksi ilegal terhadap rekening para korbannya.

Saat ini virus Trojan jenis ini telah menyerang bank-bank yang berada di sejumlah negara Eropa Barat khususnya di Inggris, Spanyol dan Portugal. Anti virus yang ada saat ini masih memiliki tingkat pendeteksian yang sangat rendah.
Sebuah hasil scan virus menunjukkan hanya 9 yang bisa mendeteksi dari 43 anti virus yang digunakan mendeteksi virus yang peng-infeksi jahat yang melakukannya dengan nama Generik.

Pihak Microsoft sendiri menyebutnya dengan Trojan:Win32/Morofev.B dan untuk pertama kalinya deteksinya ditambahkan pada tanggal 3 September 2010 yang lalu.
Menurut para peneliti S21sec, virus Trojan Perbankan ini muncul dengan sebuah modul email permanen, salah satunya yang menangani komunikasi terenkripsi, sedangkan yang lainnya untuk menghilangkan pesaing Trojan termasuk Zeus, modul yang bisa memblokir program anti virus, menangani file konfigurasi yang terenkripsi, injektor HTML, dan Patcher file yang tujuannya belum diketahui.

Nama Modul ModEmailGrabber dan ModMalwareRemover kemungkinan telah digunakan tahun 2008 yang lalu. Dan boleh jadi virus jenis ini merupakan hasil evaluasi dari virus malware.
Hal ini mungkin bisa menjelaskan mengapa Microsoft menyebutnya dengan versi Mariofev.B sebelum pada akhirnya ditambah dengan nama Trojan:Win32/Mariofev.A pada tanggal 7 Oktober 2008 yang lalu.

Trojan beraksi dengan perintah dan server kontrol melalui 7 situs yang ter hardcode yang bertindak sebagai proxy, tapi enkripsi komunikasi sangat lemah. Virus Tatanga masuk ke file explorer.exe dan menyuntikkan HTML ke beberapa browser populer diantaranya Internet Explorer, Mozilla Firefox, Google Chrome, Opera, Minefield (Firefox dev builds), Maxthoon, Netscape, Safari, dan Konqueror. Fitur penting lainnya meliputi dukungan untuk windows 64 bit, teknologi anti-VM, mobile OTP PHISING dan Trusteer Rapport Evasion.

Blog Archive

Blog Archive